Setelah petualangan di kota Chiang Mai, saya melanjutkan perjalanan ke kota yang lebih utara lagi dari Chiang Mai yaitu Chiang Rai. Perjalanan dari Chiang Mai ke Chiang Rai ditempuh selama 4 jam dengan menggunakan bis Greenbus, Rp 118.000. Karena di Chiang Rai hostel gw di lantai 2 dan nanti akan balik lagi ke Chiang Mai, koper gw tinggalin di hostel Chiang Mai dan gw ke Chiang Rai cuma bawa ransel gede.
Sesampainya di Chiang Rai gw langsung makan di salah satu restoran yang recommended namanya Baraab Restaurant. Di sini gw pesen Dried Khao Soi seperti rekomendasi Google Maps. Seneng rasanya bisa kemana-mana bawa backpack lagi, biasanya pake koper jadi pergerakan agak terbatas. Setelah itu gw langsung menuju ke hostel tempat gw menginap: Baan Mai Kradan Hostel. Gila sih hostelnya bagus banget, estetik dan lengkap disediain sarapan segala. Ini menjadi hostel terbaik yang pernah gw nginep seumur hidup gw hahahhaa. Gw pesen 8 Bed Mixed Dorm Room dengan harga Rp 119.000 per malam.
Baan Mai Kradan Hostel, aslinya lebih cakep dari di foto
Karena obyek wisata di Chiang Rai jauh-jauh dan ga terpusat di 1 titik gw memutuskan untuk ambil Day Tour sekitar Rp 500.000 keesokannya biar puas menjelajah Chiang Rai tanpa ribet. Berikut tujuan wisata gw hari itu:
1. White Temple
Tempat ini adalah salah satu tempat impian gw karena bentuknya unik banget. Bener aja, pas sampai di sana emang sebagus itu. Kuil warna putih yang diukir sedemikian rupa menjadi artistik. White Temple (Wat Rong Khun) dibangun oleh seniman ternama Thailand bernama Chalermchai Kostipipat pada tahun 1997. Bagian depan menggambarkan neraka, dimana banyak tangan meminta pertolongan. Di bagian tengah ada jembatan yang menggambarkan dunia. Begitu masuk ke dalam temple baru kita masuk ke dalam surga. Entrance Fee: 100 Baht (Rp 44.000).
2. Blue Temple
Di Chiang Rai selain ada White Temple juga ada Blue Temple atau dalam bahasa Thailand-nya Wat Rong Suea Ten. Blue Temple ini didesain oleh anak didiknya desainer White Temple, jadi bangunannya agak mirip meskipun berwarna biru. Temple ini masih tergolong baru karena baru selesai di 2016. Pas masuk juga belum ada Entrance Fee-nya.
Ki: White Temple, Ka: Blue Temple
3. Black House
Seolah warna putih dan biru belum cukup untuk menghiasi kota Chiang Rai, masih ada lagi bangunan berwarna hitam! Black House atau Baan Dam Museum adalah kompleks museum seni milik seniman Thawan Duchanee. Terdapat beberapa bangunan berwarna hitam yang di dalamnya memamerkan koleksi bagian tubuh, kulit dan tanduk hewan yang ia dapat dari berbagai negara dan dibuat menjadi karya seni. Entrance fee: 80 Baht (Rp 35.000).
4. Karen Long Neck Village
Long Neck Karen adalah suku asli di Thailand Utara (yang mengungsi dari Myanmar) yang menggunakan kalung yang terbuat dari tembaga seberat 5 kg, awalnya kalung digunakan untuk mencegah dari gigitan harimau (yang biasanya menggigit area leher). Tapi ada juga yang bilang agar lehernya panjang dan cantik. Bila sudah memakai kalung ini seumur hidup tidak boleh dilepas. Di desa ini semua warganya berjualan suvenir untuk dijual ke pengunjung yang datang. Harga tiket masuk desa: 300 Baht (Rp 130.000).
Ki: Black House, Ka: Karen Long Neck
5. Choui Fong Tea Farm
Perkebunan teh luas yang di tengahnya ada cafe dan toko teh. Kita bisa menikmati pemandangan perkebunan teh sambil mencicipi dessert dan teh mereka.
6. Mae Sai
Mae Sai adalah kota paling utara Thailand yang berbatasan langsung dengan Myanmar. Biasanya warga lokal/turis bisa menyeberang Myanmar lewat kota ini, namun karena di Myanmar sedang konflik, perbatasannya ditutup.
7. Golden Triangle
Perbatasan negara Thailand, Myanmar dan Laos yang dibelah oleh Sungai Mekong. Tempat ini dinamakan Golden Triangle karena tadinya di sini terdapat jual beli opium antar negara dan transaksinya dilakukan dengan menggunakan emas (gold). Di sini juga ada House of Opium, museum yang menceritakan sejarah opium di daerah ini beserta serba-serbi opium. Entrance fee: 50 Baht (Rp 22.000).
Ki: Golden Triangle, Ka: Mae Sai
Nah, karena udah puas jalan-jalan di hari ini, besokannya tinggal leyeh-leyeh dan bekerja hahaha. Besokannya ada sih beberapa tempat wisata yang dekat dari Chiang Rai, dan lagi-lagi temple, misalnya Wat Huay Pla Kang, untuk ke sininya bisa menggunakan Grabbike.
Buat kalian yang ga punya banyak waktu di Thailand, bisa juga stay di Chiang Mai lalu ambil paket day trip ke Chiang Rai untuk menjelajah tempat-tempat di atas.
Sampai jumpa di postingan selanjutnya, di negara baru yaitu Laos!





















































