4-Hours-Trip to Basel, Switzerland

Halo! Udah lama juga ya ga ngeblog. Sayang nih, udah bayar domain mahal-mahal, tapi updateannya jarang-jarang hahaha. Sebenernya banyak sih perjalanan yang musti ditulis, tapi malesnya itu loh haha. Ditambah, sekarang gue sibuk kerja sambil kuliah. Yah akhirnya gue dapet kerja part-time juga buat mencukupi kebutuhan gue di Prancis, walaupun kerja fisik, tapi disyukuri aja. Oke deh, langsung aja ke cerita jalan-jalan keliling Eropa berikutnya yaitu Basel, Switzerland! Jeng jeng..

Di hari yang cerah tanggal 19 September 2015, gue dan temen gue Mas Istas ceritanya mau jalan-jalan ke luar kota. Si Mas Istas ini adalah dosen tamu, dia ngajar di Université de Haute Alsace 1 bulan lamanya. Ngajar teknik bo! Hahaha. Dulu dia pernah kuliah S3 di Prancis dan sekarang jadi dosen di ITS (Institut Teknologi Surabaya). Si Mas Istas ini punya temen Prancis, namanya Gilbert, dia kerja di uni juga. Si Gilbert rencananya mau ajak jalan-jalan Mas Istas sabtu ini, gue nimbrung deh hahaha.

Jam 12 siang kita dijemput sama mobilnya Gilbert di asramanya Mas Istas. Si Gilbert ternyata bawa istrinya juga. Guepun masuk mobil, ngobrol-ngobrol dan kemudian diketahui bahwa kita mau ke Swiss! Whatt? Gue kira kita mau jalan-jalan ke luar kota doang, taunya ke luar negeri. Mati lah, gue ga bawa paspor! Kata Gilbert ya udah coba aja, kalo ga tembus ya ntar parkir aja deket perbatasan trus masuknya jalan kaki.

30 menit berlalu dan kita memasuki perbatasan Prancis-Swiss. Hahaha. Deket ya, Mulhouse-Basel cuma 30 menit! Ternyata.. si penjaga perbatasan meloloskan mobil kita tanpa memeriksa apapun. Alhamdullilah! Kita pun melenggang kangkung masuk Basel!

Hahaha. Senangnya bisa ke Swiss, walaupun Basel agak berbeda dengan kota di Swiss yang lain. Kita tidak bisa melihat gunung salju dari sini. Bahkan, kata temen gue yang tinggal di Swiss, orang Swiss menyebut Basel “The Ugly Swiss” karena ga gitu bagus dibanding kota kota lain di Swiss. Duh, kasian amat.

Gilbert memarkirkan mobilnya di dekat pusat kota Basel, kita pun berjalan-jalan mengelilingi kota Basel dengan berjalan kaki. Langsung aja yuk cus liat foto-fotonya! 😀

IMG_4476

Strolling around the city

IMG_4479

This is Basel. Di setiap sudut kota ada gambar penunjuk jalan ke arah pusat kota.

IMG_4494

Sampailah kita di depan Rathaus. Gedung berwarna merah ini adalah city hall alias kantor walikota.

IMG_4509

Dalemnya Rathaus

IMG_4512

Masih di dalam Rathaus. Pas kita ke sini lagi ada grup pemain biola lagi main di sini.

IMG_4514

Very cool, huh?

IMG_4548

Sungai Rhein yang melewati Jerman bagian barat juga melewati Basel. Katanya, kalo musim panas, sungai ini penuh dengan orang-orang yang berenang di sungai ini untuk pergi ke kantor. Bahkan pas musim gugur ini juga terlihat 1-2 orang lagi berenang :O

IMG_4555

Perahu seharga 2 CHF (Swiss Franc) untuk menyeberangi sungai Rhein.

IMG_4564

O beautiful Rhein

IMG_4582

Nyeberang sungai, tau-tau udah di Munsterplatz. Katedral-nya kota Basel.

IMG_4583

Munsterplatz

IMG_4605

Dan perjalanan ini diakhiri dengan minum bir. Cheers!

 

Ga berasa 4 jam berlalu muterin kota Basel. Menurut gue pribadi kotanya yah ga gtu beda jauh sama kota-kota lain di Eropa. Cukup besar. Terus banyak Starbucks! Hahaha. Buat gue yang tinggal di Prancis agak amaze liat Starbucks, karena di Prancis yang namanya Starbucks dikiiiiiiiiit banget, bahkan di Mulhouse ga ada. Haha.

Oke deh, segini dulu ceritanya. Sampai jumpa di postingan berikutnya!

 

Advertisements