Itinerary Liburan ke Belgia 5 Hari 4 Malam

Liburan natal lalu gue sempet menjelajah Belgia (dan sedikit Prancis Utara di perbatasan Belgia) selama 5 hari 4 Malam. Waktu itu karena gue kerja pas weekend jadi gue cuma bisa pergi dari Senin sampai Jumat! Ini dia itinerarynya:

Hari ke-1: Sampai di Brussels

Gue naik bus (Eurolines, 18 Euro) dari Paris sampai Brussels-nya udah malam, jadi gue langsung ke rumah host gue. Di Brussels ini gue pake Couchsurfing, jadi urusan menginap, gratis. Host gue ini orang Korea yang agak aneh, tapi ga membahayakan, dia agak geek gitu dan ngomongnya cepet banget. Yang uniknya adalah dia terbiasa ngehost beberapa orang dalam waktu semalam. Pas gue ke sana, gue ber-5 gitu sama tamu-tamunya yang lain.

Hari ke-2: Brussels

Hari ini dihabiskan dengan eksplor Brussels. Pertama gue jalan ke Grand Place, main square-nya Brussels. Lalu muter-muter di pusat kota Brussels. Habis itu ngeliat Manneken Pis yang ternyata kecilllll banget! Hahaha. Zonk dah pas ke sana, bener kata tour guide gue pas di Praha, Mannekin Pis adalah the most overrated attraction in Europe. Haha! Β Habis itu gue naik metro ke Atomium, gue cuma liat Atomium dari luar aja, karena kalo masuk harus bayar. Jadi katanya di tiap buletan-buletannya itu ada hall tempat pameran dan juga di puncaknya ada restoran. Malam tiba, gue pun mencoba waffle cokelat khas Brussels dengan cokelat hangat di Mokafe, salah satu cafe kece yang termasuk legendaris dan tua di Brussels. Interiornya kaya berasa di kerajaan, antik deh! Cafe ini terletak di Galeries Royales Saint-Hubert, sebuah shopping centre yang arsitekturnya juga kece berat! Galeries ini letaknya deket sama Grand Place dan mudah ditemuin. Sepulangnya, gue menghabiskan waktu di christmas market, karena waktu itu udah musim natal jadi Christmas Market jangan sampai terlewatkan!

grand place brussels

Grand Place and its Christmas tree

Webp.net-resizeimage (1)

Sisi lain Grand Place

Webp.net-resizeimage (3)

Manneken Piss, the most overrated attraction in Europe

Webp.net-resizeimage (4)

Atomium

Webp.net-resizeimage

waffle cokelat di Mokafe

Ada cerita absurd di malam kedua gue di rumah host gue. Ceritanya tengah malam ada bapak2 ngetokin semua kamar di rumah itu dan mencari-cari si host gue. Diapun kaget melihat banyak tamu di rumahnya. Dia pun kesel dan bilang ke kita semua: “Harusnya ini anak udah ga boleh nge-host lagi. Masih aja terima tamu. Kalian semua besok pagi2 jam 8 udah harus meninggalkan rumah ini ya!” Doenggggg! Untung aja itu malam terakhir kita di situ, kalo besokannya kita masih di Brussels bisa kalang kabut nyari penginapan huff.

Hari ke-3: Brussels-Bruges-Ghent

Hari ini gue pengen liat kota yang namanya Bruges, yang kata orang-orang cantik banget! Buat ke Brugges kita musti naik kereta dari Brussels seharga 14.7 Euro. Sebenernya untuk pilihan yang lebih murah ada juga option lain yaitu Blablacar, kalo bis tidak ada yang rute ini.

Perjalanan ke Bruges memakan waktu sekitar 1 jam. Bruges ini kotanya cukup kecil dan cukup untuk dibuat jalan-jalan seharian. Highlight dari Bruges adalah Main Square-nya yang bernama Markt, di sinilah terdapat bangunan warna-warni yang kaya di instagram hihi. Di sini juga ada Christmas Market, jadi ga bisa terlalu banyak foto bangunan lucu karen kehalang sama stand-stand Christmas Market.

Webp.net-resizeimage (5)

Main Square-nya Bruges yang warna-warni

Webp.net-resizeimage (6)

Lucu ya kotanya, banyak kanal-kanal gitu.

Kalo udah mampir Belgia, jangan lupa juga makan Belgian French Fries dengan mayonaise-nya yang banyak. Gue cukup dengan makan siang itu, lalu duduk di resto kecil di sana sambil liat orang lalu lalang.

Malamnya, gue naik kereta ke Ghent, tempat host couchsurfing gue selanjutnya tinggal. Kereta dari Bruges ke Ghent lebih murah, karena jaraknya lebih dekat sekitar 30 menit. Harganya 7 Euro. Gue pun turun di stasiun Gent St Pieter untuk menunggu temen gue si Agnes, temen UI yang tinggal di kota kecil deket Ghent. Kita bakal dinner bareng di restoran Indonesia yang ada di Ghent. Namanya adalah Gado Gado. Tempatnya bagus dan harganya cukup mahal (menurut gue). Tapi malem itu si Agnes berbaik hati nraktir gue, mayanlah rejeki anak kos. Makasih Nes! Malam itu gue memesan nasi rendang yang rasanya enak banget! Hihi.

Webp.net-resizeimage (7)

Cuni, Agnes dan makanan Indonesia ❀

Habis makan malam sama Agnes gue pulang ke rumah host couchsurfing gue, cowok Belgia. Rumahnya cukup gede dan orangnya baik banget!

Hari ke-4: Ghent

Hari ini dihabiskan dengan eksplor Ghent. Jujur, sebelumnya gue ga tau keberadaan kota ini. Tapi karena temen gue yang rekomendasiin gue ke host couchsurfing ini bilang kalo dia ada temen di Ghent, gue baru kepikiran mau ke sini. Gue liat gambarnya di google ternyata lucu juga dan jaraknya dekat dengan Bruges, jadilah gue ke sini.

Ternyata, kota Ghent ini bagus! Ukurannya lebih besar dari Bruges tapi lebih kecil dari Brussels, sedang lah. Di sini gue jalan-jalan ke pusat kotanya di daerah Torens dimana berjejer gereja dari St Niklaaskerk sampai St Baafskathedraal. Lalu gue juga ke Vrijdaag Market, untuk makan french fries (lagi!), serta menelusuri daerah Graslei dan Gravensteen. Gue waktu itu berjalan mengikuti peta ini, jadi semua tempat bisa dijelajahi!

Webp.net-resizeimage (8)

Bangunan model begini dan kanal lagi ❀

Webp.net-resizeimage (9)

Pusat kota dan Christmas Market Ghent

Di malam harinya, gue berjalan-jalan sama host gue ngeliatin Christmas market dan melihat pemandangan malam kota Ghent. Host gue baik bener karena dia nemenin gue jalan kaki sambil nenteng sepedanya haha. Malam itu diakhiri dengan main board games di rumahnya yang bernama Carcassone. Seru juga ternyata main board games haha!

Hari ke-5: Ghent-Lille-Paris

Hari ini gue meninggalkan Belgia untuk kembali ke Prancis, sebelum pulang gue mampir dulu ke Lille, kota besar yang terletak di perbatasan Belgia dan Prancis. Di sana gue ada temen UI yang namanya Cinta. Gue naik blablacar dari Gent ke Lille seharga 7 Euro. Perjalanan memakan waktu sejam.

Di Lille gue makan siang opor ayam buatannya Cinta hihi, habis itu kita jalan-jalan di pusat kota Lille menelusuri Grand Place dan Christmas Market-nya serta muter-muter di daerah situ selama 2 jam. Sore-nya gue pun pulang ke Paris naik bis (Flixbus, 15 Euro)!

Webp.net-resizeimage (10)

Bangunannya mirip-mirip di Belgia ya.

Webp.net-resizeimage (12)

Sama Cinta (nama sebenarnya) di depan Pohon Natal

Webp.net-resizeimage (11)

Grand Place-nya Lille

Overall, perjalanan ke Belgia ini cukup menyenangkan. Kalo kalian cuma pengen jalan ke satu kota aja di Belgia, saran gue, jalanlah ke Bruges, jangan ke Brussels. Ga ada apa-apa di Brussels. Hehe.

Advertisements

7 thoughts on “Itinerary Liburan ke Belgia 5 Hari 4 Malam

  1. Pingback: Christmas 2016 in The Netherlands | see. taste. tell

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s