40 Hari di Eropa Tengah: Salzburg

Those hills are alive.. with the Sound of Music!

Sepanjang gue di Salzburg, gue keinget terus sama lagu ini.. Haha! Yap, film Sound of Music yang terkenal seantero dunia ini memiliki setting di Salzburg, bahkan mungkin itu salah satu yang menjadikan kota Salzburg seterkenal itu. Tapi apa iya, kota Salzburg sebagus itu? Gue ke sana untuk membuktikannya! Haha. Gue bela-belain bayar hostel paling mahal sepanjang trip gue selama 40 hari keliling Eropa Tengah yaitu seharga 26 Euro per malam demi menjajal kota ini.. Hostel itu adalah hostel paling murah yang gue temuin di Hostel World, namanya Hostel Jufa. Gue pun di kota ini cuma menginap selama 2 malam, gue mempersingkat perjalanan di kota ini karena tidak mau menghabiskan uang terlalu banyak. Jufa ini ternyata gabungan antara hostel dan hotel. Buat yang berduit, bisa menyewa kamar hotelnya yang kebanyakan letaknya di atas, sedangkan buat backpacker kaya gue, cukup puas dengan menyewa salah satu kasur di antara 6 kasur dalam satu ruangan dorm. Dorm ini letaknya di bawah, alias basement. Walau begitu kita memiliki fasilitas yang kurang lebih sama dengan para penghuni hotel.. kita dapet breakfast gratis dan bisa nonton film Sound of Music yang tiap malam diputar di ruang santai di dekat lobby. Overall, hostelnya biasa aja, sama kaya hostel-hostel lain tapi dia agak repot karena ga ada colokan di setiap tempat tidur, jadi ga bisa ngecharge dengan tenang di sebelah bantal tanpa takut kecopetan. Colokannya ada di sudut lain kamar.. Sama satu lagi, lokernya letaknya di luar, jadi kalo mau taruh barang berharga di loker, musti keluar kamar. Dan.. kamar mandinya juga di luar! Di bbrp hostel yang gue inepin di Eropa Tengah, kebanyakan kamar mandinya di dalam kamar, tapi ini di luar..

Perjalanan dari Praha ke Salzburg ditempuh dengan total 7 jam. Gue memutuskan untuk transit di Munich terlebih dahulu karena biaya perjalanan dari Praha ke Munich plus Munich ke Salzburg lebih murah dibanding biaya perjalanan langsung dari Praha ke Salzburg.  Biaya bis dari Praha ke Munich seharga 9 Euro dengan menggunakan Eurolines selama 5 jam dan biaya bis dari Munich ke Salzburg seharga 7 Euro dengan menggunakan Flixbus. 

Apa saja tempat yang bisa dikunjungi di Salzburg?

Kalo kalian tipe traveller yang males mikir itinerary dan punya uang lebih, kalian bisa mengikuti trip Sound of Music yang bisa keliling lokasi-lokasi syuting Sound of Music di Salzburg, trip yang katanya recommended sih Panorama Tours (ini bukan Panorama-nya Indo haha), harganya 42 Euro udah bisa keliling kota plus liat gunung dan danau di pinggir Salzburg. Terlalu mahal buat gue jadi gue memutuskan untuk eksplor Salzburg sendiri. So, kemana aja gue selama di Salzburg?

1. Mirabell Garden

Mirabell Garden adalah salah satu tempat syuting Sound of Music dimana suster Maria dan anak-anak Von Trapp bermain sambil bernyanyi-nyanyi. Taman ini cukup cantik, mirip kaya taman-taman di Eropa Barat yang bentuknya simetris. Mirabell Garden ini terletak di depan Mirabell Palace.

 

img_5126

Mirabell Garden

2. Old town

Di setiap kota di Eropa, Old town adalah jantung kehidupan, begitu pula di Salzburg. Kita bisa menemukan macam-macam situs turistik seperti Residenzplatz, Cathedral, Old City Hall, Mozartplatz dan juga Mozart Geburthaus alias tempat kelahiran Mozart.

img_5052

Salah satu sudut Aldstadt (Old Town)

img_5067

Chocolate Pretzel dengan latar belakang Hohensalzburg Castle

3. Nonnberg Abbey

Nonnberg Abbey ini letaknya ga gitu jauh dari hostel tempat gue menginap, tapi untuk menuju ke sini musti agak nanjak dulu. Di sinilah biara tempat suster Maria menghabiskan separuh hidupnya. Kita cuma bisa masuk ke dalam gerejanya saja dan tidak bisa melihat biara tersebut. Bentuk gerejanya sendiri kecil, katanya sih ini gereja tempat Maria dan kapten Von Trapp menikah di dunia nyata, kalo di film-nya bukan di sini, tapi di tempat lain.

img_5013

Halaman depan gereja di Nonnberg Abbey

4. Hohensalzburg castle

Kastil ini letaknya agak di atas bukit, dan bisa ditempuh dari arah Nonnberg Abbey. Untuk mencapai kastil ini jalannya cukup menanjak. Dan setelah sampai di pintu gerbang, ternyata masuk ke dalamnya bayar 9,80 Euro. Jeng jeng jeng jeng! Yaudah batal masuk kastil, liat-liat pemandangan aja dari atas bukit hahaha.

img_5158

View menuju Nonnberg Alley dan Hohensalzburg Castle

4. Hellburn Palace

Istana yang satu ini letaknya agak di pinggir kota, kita harus naik bis untuk mencapai ke sana. Kompleks istana ini cukup besar, dengan taman dan air mancur di tengahnya. Di dekat situ juga ada kebun binatang.

img_5164

Hellbrunn Palace, bagian depannya dijadikan syuting halaman rumah Von Trapp

img_5180

Gazebo di Hellbrunn Palace, tempat scene “Sixteen Going on Seventeen”

img_5183

Pemandangan di Hellbrunn Palace

7. Schloss Leopoldskron

Tempat ini juga merupakan tempat syuting Sound of Music yaitu bagian teras belakang rumah Kapten Von Trapp. Sayang, rumah ini sekarang sudah menjadi hotel sehingga kita tidak bisa masuk ke dalamnya. Gue sempet masuk ke halaman hotel ini dan melihat pagar tempat syuting Sound of Music. Kalo ga ikut tur, mencari tempat ini agak susah, musti jalan kaki tanpa ada arah petunjuk dari pemberhentian bis terdekat. Setelah jalan kaki ke arah kastil, kita tidak langsung sampai di kastil tetapi sampai di danau depan kastil yang super besaaaar dan musti mengelilingi danau ini untuk sampai di kastil. Danaunya baguuuus banget, dan pas gue dateng matahari lagi bersinar cerah dan membuat pantulan indah di danau ini. Bener-bener recommended!

img_5202

Kastil Leopoldskron yang sekarang sudah menjadi hotel

img_5194

Danau Leopoldskron. Bagian Salzburg yang paling gue suka!

img_5233

Teras belakang rumah Von Trapp, di mana Maria dan anak-anak Von Trapp kembali ke sini dengan menggunakan perahu (dan terjengkal karena kaget melihat ayahnya sudah pulang!) setelah bermain-main seharian.

Meskipun kota Salzburg bener-bener menarik untuk pecinta Sound of Music, tapi sejujurnya, kota ini jauh dari ekspektasi gue. Gue udah ngebayangin kota yang bener-bener indah dengan danau dan gunung kece di sekitarnya, sayangnya untuk bisa mencapai danau dan gunung itu ga cukup dengan muter-muter kota Salzburg, kita harus ikut tur yang menjangkau tempat ini, yang agak di luar kota. Gue nemu Hop on Hop off tour khusus buat Lake and Mountain yang harganya lebih terjangkau dari Panorama Tour. Harganya 25 Euro. Ini linknya! Gue hampir ikut tur itu, tapi karena ramalan cuacanya jelek, batal deh. Saran gue kalo mau ke Salzburg, harus ikut tur Lake and Mountain dan juga harus ke Hallstatt, kota deket Salzburg yang bagus banget. Sayang, gue ga ke 2 tempat itu, jadi perjalanan gue di Salzburg terasa kurang berkesan. Haha.

img_5157

Auf Wiedersehen, Salzburg!

P.S: Untuk itinerary dan rincian biaya perjalanan saya 40 Hari di Eropa Tengah bisa klik link ini.

Advertisements

4 thoughts on “40 Hari di Eropa Tengah: Salzburg

  1. Pingback: 40 Hari di Eropa Tengah: Itinerary dan Biaya | see. taste. tell

  2. Haloo, thank u banget ini tulisannya membantu saya menyusun itinerary ke Munich dan Salzburg. kalau boleh tahu selama keliling Salzburg ini jalan kaki aja? saya tidak akan naik hop on hop off krn ga sempat waktunya. terima kasih

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s