67 Hari Keliling Asia Tenggara: Itinerary

Halooo semuanya! Akhirnya sempet nulis blog lagi! Kali ini gw mau cerita tentang perjalanan gw 67 hari Keliling Asia Tenggara. Perjalanan terlama gw seumur hidup! Tadinya mau 90 hari, cuma karena 1 dan lain hal akhirnya berhenti di hari ke-67. Haha. Perjalanan ini adalah perjalanan Solo Travelling kecuali di Kamboja, di mana temen gw Tichu ikut ngetrip selama seminggu. Di blog ini gw akan cerita rekap perjalananan gw. Adapun gw keliling ke 4 negara: Vietnam, Kamboja, Thailand dan Laos dengan total 17 kota. Perjalanan ini dimulai di 27 Februari 2024 dan berakhir di 3 Mei 2024 . Di post ini gw hanya akan menulis ringkasan itinerary, beserta harga penginapan dan transportasi. Untuk detail tempat wisata yang gw datengin akan dibuat di beda post, 1 negara 1 post. Langsung aja kita intip rekapnya!

Hari 1: Jakarta-Ho Chi Minh dengan maskapai Vietjet Air (3 jam): Rp 1.181.000.
Hari 1-4: Ho Chi Minh City, Vietnam. Menginap di 9 Hostels & Suites. Harga: Rp 75.000 per malam.
Hari 5: Perjalanan dari Ho Chi Minh ke Phnom Penh, Kamboja dengan bis Kumho Samco. Total perjalanan: 5 jam, harga: Rp 398.000. Semua bis di trip Asia Tenggara ini gw beli di website 12GO.
Hari 5-7: Phnom Penh, Kamboja. Penginapan: White Corner Hotel. Harga: Rp 153.000 per malam (setelah dibagi 2 sama temen)

Bersama teman kuliah S1 (Tichu) & S2 (Vattey – Orang Kamboja) di resto tepi Sungai Mekong, Phnom Penh

Hari 8: Perjalanan dari Phnom Penh ke Siem Reap, Kamboja dengan Mey Hong bus. Total perjalanan: 6 jam, harga: Rp 132.000
Hari 8-11: Siem Reap, Kamboja. Penginapan: Hotel Parent Heritage Angkor. Harga: Rp 332.000 per malam (dibagi 2 sama temen)

Hari 12: Siem Reap-Bangkok dengan Travel Mart Bus (best bus!). Total perjalanan: 9 jam. Harga: Rp 550.000
Hari 12-14: Bangkok dan Ayutthaya. Penginapan: Travelier Hostel, Rp 133.000 per malam.

Hari 15: Perjalanan dari Bangkok ke Chiang Mai, Thailand dengan kereta. Total perjalanan: 10.5 jam. Harga: Rp 416.000.
Hari 16-19: Chiang Mai, Thailand. Penginapan: @Home Hostel. Harga: Rp 99.000 per malam

Hari 20: Chiang Mai-Chiang Rai dengan bis. Total perjalanan: 4 jam. Harga: Rp 118.000
Hari 20-23: Chiang Rai, Thailand. Penginapan: Baan Mai Kradan Hostel (best hostel!). Harga: 118.000 per malam

Di salah satu kuil terbagus yang pernah aku temui: White Temple, Chiang Rai

Hari 24: Chiang Rai-Chiang Mai dengan bis. Total perjalanan: 4 jam. Rp 118.000
Chiang Mai-Nong Khai dengan bis (overnight). Total perjalanan: 11.5 jam. Rp 478.000
Hari 25: Nong Khai-Vientiane dengan mini van. Total perjalanan: 1.5 jam. Rp 260.000
Hari 25-28: Vientiane, Laos. Penginapan: Dream Home Hostel (worst hostel!). Rp 122.000 per malam.

Hari 29: Vientiane-Vang Vieng, Laos dengan kereta cepat (1 jam). Rp 350.000
Hari 29-32: Vang Vieng, Laos. Penginapan: Vang Vieng Rock Backpacker Hostel. Rp 122.000 per malam.

Hari 33: Vang Vieng-Luang Prabang, Laos dengan kereta cepat (1 jam). Rp 344.000
Hari 33-37: Luang Prabang, Laos. Penginapan: Sunset Riverside Hostel. Rp 99.000 per malam.

Cantiknya pemandangan di kota Vang Vieng, Laos


Hari 37-38: Luang Prabang-Hanoi, Vietnam dengan bis. Total perjalanan: 26 jam (!!!). Harga: Rp 842.000
Hari 38-43: Hanoi, Vietnam. Termasuk day trip ke Halong Bay dan Incense Village. Penginapan: Golden Diamond Hotel (Rp 271.000 per malam) dan Hanoi Boutique House (Rp 533.200)

Hari 44: Hanoi-Sa Pa dengan bis (6 jam). Rp 273.000.
Hari 44-47: Sa Pa, Vietnam. Penginapan: Lustig Hostel (Rp 63.000)

Hari 48: Sa Pa-Ninh Binh dengan bis (Perjalanan: 9 jam, termasuk transit di Hanoi). Harga: Rp 550.285
Hari 48-51: Ninh Binh, Vietnam. Penginapan: City Garden Hostel (Rp 52.000)

Hari 51-52: Ninh Binh-Hoi An dengan bis overnight (14 jam). Rp 300.000
Hari 52-56: Hoi An, Vietnam. Penginapan: BAP Homestay (Rp 217.000 per malam)

Hari 56-57: Hoi An-Nha Trang dengan bis overnight (11 jam). Rp 553.000
Hari 57-59: Nha Trang, Vietnam. Penginapan: Mojzo Inn Boutique Hotel (best hotel!). Rp 215.000 per malam.

Hari 60: Nha Trang-Da Lat dengan mini van (3.5 jam). Rp 194.000.
Hari 60-62: Da Lat, Vietnam. Penginapan: Pretty Backpackers House (Rp 102.000 per malam)

Hari 63: Da Lat-Mui Ne dengan bis (4.5 jam). Rp 237.000
Hari 63-65: Mui Ne, Vietnam. Penginapan: T House Homestay (Rp 127.000 per malam).

White Sand Dunes, Mui Ne, Vietnam

Hari 66: Mui Ne – Ho Chi Minh dengan bis (4 jam). Rp 212.000
Hari 66: Ho Chi Minh, Vietnam. Penginapan: 9 Hostels and Suites (Rp 76.000 per malam).
Hari 67: Ho Chi Minh-Jakarta dengan maskapai Vietjet Air (3 jam). Rp 1.352.400

Panjang ya, perjalanan gw! Hahahhaa. Mostly untuk transportasi gw menggunakan bis, cuma naik kereta beberapa kali termasuk di Thailand dan Laos. Gw beli tiketnya semua di website 12GO. Untuk penginapan, gw kebanyakan di hostel, tapi pas di Vietnam gw cobain beberapa kali di hotel karena harganya lumayan terjangkau, kecuali yang di Hanoi! Nanti gw ceritain di post lain kenapa bisa dapet hotel semahal itu -___-

Untuk itinerary-nya memang sengaja gw buat 1 kota 3-4 hari karena gw kan travelling sambil kerja, jadi biar masih bisa disambi kerja dan ga buru-buru dikejar waktu. Kalau kalian cuma punya waktu liburan singkat, jumlah harinya bisa menyesuaikan. Yasudah segitu dulu post kali ini yang dipenuhi angka-angka. Sampai jumpa di post berikutnya! Lagi mikir mau Kamboja dulu atau Vietnam dulu! Haha. Ciao!


First time going abroad? Try Bangkok!

Habis dari Phuket (foto-fotonya bisa diintip di sini), gue pun ke Bangkok. Waktu itu gue sampai di Bangkok di hari terakhir di tahun 2011. So, gue bakal ngerayain tahun baru di sini. Bangkok sendiri kotanya menyenangkan, banyak kuil-kuil cantik dan harga barang/makanan di sini relatif murah. Gue ngerekomendasiin kota ini buat yang pengen nyobain ke luar negeri pertama kali dengan budget murah. Gue sendiri lebih prefer Bangkok daripada Singapore atau Kuala Lumpur. Waktu pas gue dateng, cuacanya panas banget. Meleleh!

GRAND PALACE

Tempat ini adalah tempat paling populer di Bangkok. Kalo googling Bangkok pasti yang paling pertama keluar adalah Grand Palace. Grand palace adalah komplek istana kerajaan yang juga menjadi tempat tinggal raja di masa lampau. Sekarang, Grand Palace masih digunakan untuk beberapa acara kerajaan. Untuk masuk ke sini, tidak diperkenankan menggunakan baju minim. Waktu itu gue pake celana pendek, disuruh ganti kain. Di sana disediain kain buat para wisatawan yang menggunakan kostum yang kurang sesuai.

CHAO PHRAYA RIVER

Di buku geografi, tempat ini terkenal banget hahahha. Sungai besar yang melintasi dan mengairi kota Bangkok. Di sungai ini kita bisa melihat Wat Arun, Grand Palace dan tempat-tempat terkenal lain di Bangkok. Jujur, sungai ini di bawah ekspektasi gue. Gue mengharapkan sungai yang bagus dan bersih. Tapi ternyata airnya agak coklat dan biasa banget hahhaha. Gue naik perahu yang melintasi sungai Chao Phraya. Kita mengarungi sungai sampai ke ujungnya dan sempat turun untuk melihat sebuah pasar kecil. Sayang, pas ke sana udah kesorean jadi cuma liat 1 perahu floating market.

BANGKOK AT NIGHT

Menjelang malam, gue muterin Bangkok, dari Chatuchak Weekend Market, trus keliling-keliling mall macam MBK dan Siam Discovery. Barang-barang di sini mayan murah si, ya ga beda jauh lah sama Jakarta. Hahahha.

NEW YEAR EVE AT CENTRAL WORLD

Setelah bertanya-tanya di mana tempat ngerayain malam tahun baru yang paling populer di Bangkok, kami menemukan Central World. Tempat ini rameeeee banget, bahkan jalan ke sananya aja crowded. Hahah. Ya wajarlah, tahun baru! 😀

WAT PHO

Wat Pho ini disebut juga Temple of Reclining Buddha. Sesuai namanya, di sini ada patung Buddha Tidur guedee banget berwarna emas. Banyak bgt yang mau foto sama patung ini, tapi rada susah, secara panjangnya 43 meter. Jadi susah buat foto sama keseluruhan patung. Katanya, di kuil ini juga tempat lahirnya Thai Massage yang terkenal itu.

Perjalanan gue di Bangkok pun berakhir. Suatu hari, gue pengen ngejelajahin kota-kota lain di Thailand, kaya Chiang Mai, Chiang Rai, Lopburi, dan lain sebagainya 😀

#DibuangSayang: Phuket, 2011

Sebelum gue punya blog ini, banyak tempat indah yang sudah gue jelajahi, sayangnya kisahnya tidak terekam dalam bentuk tulisan. Yang tersisa hanyalah kenangan dan foto. Daripada fotonya dibuang dan ditelantarkan begitu saja, mending gue jadiin postingan. Hahhaha. Untuk itulah postingan gue yang berupa foto dulu-dulu gue kasih hashtag #DibuangSayang.

Kali ini gue akan menampilkan foto gue waktu ke Thailand, akhir tahun 2011. Waktu itu gue liburan akhir tahun bersama keluarga, kami ke 2 tempat yaitu Phuket dan Bangkok. Here are some pics in Phuket!

IMG_0945

i forgot the beach name but it’s so crowded!

IMG_0991

the beautiful sunset

IMG_1020

the flying lantern

Gue ke Phi Phi Island waktu ke Phuket, kita ikut one day tour. Sayangnya saat itu bener-bener pas high season dan ruame banget sama turis, kapalnya mau menepi aja susah bgt. Bikin ilfeel deh pokoknya. Tapi pemandangannya emang bagus banget.

On the way to Phi Phi Island

On the way to Phi Phi Island

IMG_1047

Cakep ya!

IMG_1051

Banyak gundukan karst kaya di Raja Ampat

IMG_1054

Snorkeling with papa

IMG_1063

Me!

IMG_1088

The beautiful Phi Phi

IMG_1099

😀

IMG_1103

Clear waters

IMG_1147

another beach in Phuket

Habis dari Phuket, kita ke Bangkok!